Peringati Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia, BWS Kalimantan I Gelar Gerakan Indonesia Bersih

WhatsApp Image 2018-10-02 at 09.22.37

Ir. H. Edi Rusdi Kamtono MM, MT, Plt. Wali Kota Pontianak meresmikan dimulainya Gerakan Indonesia Bersih dalam peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia yang digelar Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWS Kalimantan I) Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jl. Sungai Raya Dalam Kota Pontianak, Senin 1 Oktober 2018.

Setelah itu, Edi bersama Ir. Achmad Zubaidi M. Tech selaku kepala BWSK I, serta pejabat TNI dan Dinas PUPR Provinsi menyerahkan simbolis peralatan kerja. Edi pun mencoba mengoperasikan alat berat yang digunakan untuk membersihkan parit di Jl. Sungai Raya Dalam.

“Mengelola parit di Pontianak ini harus cerdas, Parit yang harusnya difungsikan sebagai drainase dan sanitasi, berubah menjadi fungsi-fungsi lain. Karena itu, saya harap jajaran di kementerian, provinsi dan kabupaten / kota bisa bersinergi. Saya minta di Kota ada perda tentang dilarang membuang sampah (ke Parit).” Ujar Edi, kemarin.

Berdasarkan perda tersebut, dinas terkait membuat pengumuman yang cukup besar pelarangan membuang sampah di parit, tetapi menurut Edi, tidak efektif. Ia meminta Dinas dapat memanfaatkan media sosial dan komunitas terkait larangan membuang sampah ke parit. “Kalau perlu pasang CCTV, mereka yang buang sampah ke parit langsung ditangkap dan diproses,” pintanya.

Edi juga meminta, Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia menjadi momentum bersama untuk lebih meningkatkan kualitas pekerjaan dengan dana terbatas, “Cintailah sungai, Buanglah sampah di tempatnya, jangan di sungai! Yuk, bersihkan sampah di Sungai”, ajak Edi.

Achmad Zubaidi menyampaikan pembersihan parit menjadi salah satu agenda rutin BWSK I, “Kami berharap rutinitas ini dapat mengunggah semua pihak agar lebih peduli pada lingkungan, terutama sungai atau parit. Hari ini kami bersama Pemkot Pontianak, Kementerian PUPR, TNI, dan Instansi lain berkolaborasi menjaga lingkungan,” katanya.

Ia berharap dengan parit yang bersih, fungsi parit kembali, aliran air lancar ke sungai. Apalagi dalam mendekati musim penghujan, sehingga tidak ada genangan signifikan . “Kami berharap ini bisa kontinu, minimal kita tidak membuang sampah ke parit atau sungai, swadaya menjaga lingkungan masing-masing,” tutupnya.

WhatsApp Image 2018-10-02 at 09.24.01 WhatsApp Image 2018-10-02 at 09.22.37 WhatsApp Image 2018-10-02 at 09.21.40 (1)

print
Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X