Dampak Phenomena ENSO (El Nino-Southern Occillation) dan La Nina di Kalimantan Barat

M19_4621 A

Kalimantan Barat rentan terhadap perubahan iklim. Bencana alam terkait iklim seperti banjir dan kemarau berkepanjangan, terasa meningkat intensitas dan frekwensinya. Ini merupakan dampak dari phenomena ENSO (El Nino-Southern Occillation), dan La Nina. Bilamana terjadi ENSO maka dapat dipastikan Kalimantan Barat akan mengalami kemarau berkepanjangan, kesulitan air bersih bahkan kebakaran lahan dan asap. Bencana alam terkait iklim seperti halnya ENSO dan La Nina ini tidak hanya mengancam ketersediaan air bersih, tetapi produksi pertanian dan perkebunan juga. Sawah-sawah yang terpaksa puso dan menurunnya produksi CPO (Kelapa sawit) merupakan ancaman terhadap ketahanan pangan propinsi ini.  Selain itu kebakaran lahan dan bencana asap yang terjadi dapat menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit seperti sesak napas, batuk maupun diarhee (akibat tercemarnya sumber air).
Prediksi ENSO yang dilakukan oleh BMKG  saat ini, pada periode bulan Maret, April, Mei diprakirakan berada pada kondisi  El Nino Lemah. Kemudian mulai periode bulan April, Mei, Juni  hingga periode bulan Juli, Agustus, September diprakirakan memasuki kondisi El Nino Moderate. Prakiraan curah hujan di wilayah Kalimantan Barat berpotensi mengalami tren penurunan mulai bulan April hingga Agustus 2019.

Kondisi dinamika atmosfer pengendali iklim merupakan sesuatu yang sangat dinamis, sehingga prakiraan iklim selalu dilakukan pembaharuan secara berkala oleh BMKG. Oleh sebab itu dalam menggunakan informasi iklim untuk kegiatan perencanaan baik masyarakat maupun instansi pemerintah di Kalimantan Barat, diharapkan untuk selalu menggunakan informasi iklim terkini yang selalu diperbaharui oleh BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah.

“Itulah sebabnya, bencana iklim semacam ini harus kita bedah dan bicarakan pada Hari Air Sedunia tahun 2019 ini agar di masa mendatang, bencana iklim ini dapat kita antisipasi dengan baik” ujar Dr. Ir. Gusti Zulkifli Mulki, DEA pada seminar Hari Air Dunia XXVII di Fakultas Teknik (15/04/2019).

 

print
Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X