Pembangunan Infrastruktur Air Baku Membantu Ketersediaan Bersih

M19_4615 A

Isu Strategis nasional di Wilayah Sungai Kapuas yang menjadi kewenangan pusat adalah ketersediaan air bersih, PDAM belum dapat memenuhi total kebutuhan air bersih penduduk. Kondisi ini diperparah dengan adanya intrusi air laut pada sumber-sumber air PDAM. Situasi ini menyebabkan Provinsi Kalimantan Barat membutuhkan banyak sumber air baru yang memiliki kualitas, kuantitas dan kontinitas air yang baik. Balai Wilayah sungai Kalimantan I selaku pengelola sumber daya air di WS Kapuas beusaha untuk mencari, memanfaatkan dan membawa air baku yang berkualitas baik untuk masyarakat. Telah dibangun sebanyak 12 infrastruktur air baku yang dilakukan dari tahun 2015 s/d tahun 2019 dan semua memanfaatkan sumber air permukaan. Pembangunan ini tersebar di 9 Kabupaten/Kota dengan nilai total output sebesar 245,25 Km dan Outcome sebesar 2,02 m3/dtk. Diharapkan dengan adanya pembangunan infrastruktur air baku yang tersebar di seluruh Kalimantan Barat oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, dapat membantu pemenuhan isu strategis nasional terkait dengan ketersediaan bersih. hal tersebut di paparkan oleh Ir. Eddy Purnomo, MT dalam seminar HAD XXVII 2019 di Fakultas Teknik Untan (15/04/19).

print
Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X