TIM UNIT PERENCANAAN

Kondisi Organsasi dan jumlah sumber daya manusia di Balai Wilayah Sungai Kalimantan I saat ini sangat perlu mendapatkan perhatian, dengan beban kerja yang berat dibanding dengan jumlah SDM yang ada dirasa masih kurang. Bahwa dalam rangka mempercepat pencapaian terselenggaranya pengelolaan sumber daya air berdasarkan wilayah sungai yang baik maka dipandang perlu melakukan pemantapan kualitas pola, rencana, dan detail desain, serta perlu melakukan pemantapan kualitas Sumber Daya Manusia yang profesional dalam perencanaan wilayah sungai dan detail desain. Berdasarkan kondisi tersebut maka mulai tahun 2012, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Sumber Daya Air Nomor 73/KPTS/D/2012 tentang Pembentukan Unit Perencanaan di lingkungan Direktorat Jendral Sumber Daya Air, telah membentuk tim Unit Perencanaan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Nomor 15/KPTS-BWSK.I/2012 tentang Pembentukan Unit Perencanaan di lingkungan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I

Pembentukan Tim Unit Perencanaan BWSKI

Tim Unit Perencanaan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I terdiri dari Tim Pengarah dan Tim Pelaksana, dengan tugas sebagai berikut :

  1. Tim Pengarah

Memberikan arahan dan saran-saran dalam pelaksanaan kegiatan :

  • Penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai
  • Perencanaan teknis sungai, pantai dan bendungan, dan/atau
  • Perencanaan teknis irigasi, rawa, tambak, air tanah dan air baku

2.  Tim Pelaksana

A. Tim Teknis Pola dan Rencana

  • Melaksanakan evaluasi dokumen rancangan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai
  • Memberikan saran dan masukan untuk penyempurnaan dokumen pola dan rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai
  • Memfasilitasi kelengkapan pola dan rencana sebagai bahan tindak lanjut proses administrasi dan legalisasi dokumen, sehingga menjadi Ketetapan Menteri Pekerjaan Umum dan
  • Sebagai media alih pengetahuan dan pelatihan ( on the job training) dalam penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai.

B. Tim Perencanaan Teknis Sungai dan Pantai

  • Melaksanakan evaluasi detail desain bendungan, perkuatan tebing dari konstruksi beton bertulan, Cek Dam/Sabo DAM dengan bentang lebih besar dari 20 meter dan bangunan pengaman pantai, yang sebelumnya telah dibahas final di BAlai
  • Memberikan saran dan masukan untuk penyempurnaan detail desain dimaksud
  • Membuat  berita acara yang menyatakan bahwa pekerjaan sesuai detail desain dimaksud disetujui untuk dilaksanakan
  • Sebagai media alih pengetahuandan pelatihan (on the job training) dalam penyiapan detail desain dan dokumen kelengkapan untuk pekerjaan sungai, pantai dan bendungan

C. Tim perencana Teknis Irigasi dan Rawa

  • Melaksanakan evaluasi detail desain bendung dengan bentang lebih besar dari 20 meter dan bangunan utamanya ( kantong lumpur, tanggul penutup) yang sebelumnya telah dibahas final di Balai
  • Memproses detail desain dimaksud dan dokumen kelengkapannya hingga menjadi keluaran yang disetujui oleh pejabat yang berwenang di Balai
  • Untuk detail desain bendung dengan bentang lebih besar dari 20 meter, dan bangunan utama ( kantong lumpur, tanggul penutup) tim pelaksana memfasilitasi penyampaian detail desain dan dokumen kelengkapannya kepada Tim Unit Perencanaan Direktorat Jendral Sumber Daya Air hingga detail desain dimaksud dinyatakan disetujui untuk dilaksanakan
  • Menyusun rencana persiapan operasi dan pemeliharaan bangunan irigasi, rawa, tambak, air baku, dan air tanah yang didesain
  • Sebagai media alih pengetahuan dan pelatihan  ( on the job training) dalam penyiapan detail desain dan dokumen kelengkapannya untuk pekerjaan irigasi, rawa, tambak, air baku dan air tanah
Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+
X

Pin It on Pinterest

X